Rakyat Merdeka Online

Share |
Barda Nawawi, Rizal Ramli dan Kwik Kian Gie Cocok Jadi Penasihat KPK
Minggu, 23 Desember 2012 , 12:36:00 WIB
Laporan: Ade Mulyana

  

RMOL. Supaya kerja-kerja pemberantasan korupsi yang dilakukan bisa lebih tajam lagi, perlu bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunjuk orang dengan keahilan khusus di bidang hukum pidana dan keuangan sebagai penasihat.

"Perlu akademisi yang mengerti betul hukum pidana untuk dijadikan penasihat KPK. Tipe orang seperti ini bisa menajamkan kasus karena memang fungsi penasihat KPK seperti itu. Dengan begitu akan ada pandangan bagi pimpinan KPK mengenai dari sisi mana sebuah kasus korupsi harus diproses sehingga tidak kalah di Pengadilan," ujar Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu, Minggu (23/12).

Sementara ahli keuangan atau perbankan, dibutuhkan perannya untuk menajamkan mata pedang pemberantasan korupsi terkait skandal-skandal keuangan dan perbankan, yang selama ini terkesan sulit dibongkar.

"Memang KPK bisa minta keterangan dari orang-orang yang paham betul soal keuangan atau perbankan sebagai keterangan ahli. Tapi akan lebih mantap kalau si pakar keuangan atau perbankan tersebut dijadikan penasehat KPK," katanya.

Siapa yang cocok jadi penasihat KPK? Menurut Boyamin, kita tidak kekuarangan orang. Untuk pakar hukum pidana, ada nama Prof Barda Nawawi Arief, Guru Besar Hukum Pidana Universitas Diponegoro atau Prof Romly Atmasasmita, Guru Besar Hukum Pidana Universitas Padjajaran.

"Prof Romly ngerti betul pidana korupsi. Dia yang menyusun UU Korupsi. Kalau Prof Nawawi jago betul hukum pidana, dia paham unsur unsur untuk menjerat seseorang dalam kejahatan korupsi. Misalnya siapa pelaku atau siapa yang turut serta," katanya.

"Kalau untuk pakar keuangan atau perbankan, Rizal Ramli dan Kwik Kian Gie saya kira pas. Rekam jejak keduanya juga bagus. Bisa lah bantu-bantu membongkar skandal-skandal perbankan atau keuangan yang kelihatannya samar-samar," usul Boyamin.

Lebih pas lagi, lanjut dia, yang jadi penasihat KPK adalah perpaduan diantara dua bidang tersebut, satu orang pakar hukum pidana, satunya lagi pakar ekonomi.

"Itu jadinya komplit," demikian Boyamin.

Perlu diketahui, dua penasihat KPK saat ini, Abdullah Hehamahua dan Said Zainal Abidin akan segera pensiun. Masa tugas keduanya berakhir karena sudah 4 tahun menjabat, sesuai Pasal 23 Peraturan Pemerintan No 63/2005 Tentang Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia KPK.

Abdullah dan Said Zainal dipilih oleh pimpinan KPK atas rekomendasi Panitia Seleksi Penasehat KPK yang diketuai Prof Jimmly Asshiddiqie yang proses seleksinya dimulai Februari 2009. [dem]


Baca juga:
KPK Harus Tebang Pilih!
KPK Akan Pelototi Proyek Pupuk dan Impor Daging
KASIH JEMPOL
TES URINE
Tidak Semua Pegawai KPK Ikut Tes Urine


Komentar Pembaca

Didukung Kinerja Selular, Telkom Catat Laba Bersih Rp 14,2 T

blitz.rmol.co
 

Lindsay Lohan, Minta Bertemu Presiden Putin

Artis kontroversial ini makin terbuka soal romansa bersama Egor Tarabasov. ...

 

Organisasi Terpuruk, Puluhan Artis Senior Siapkan Kongres Selamatkan PARFI

Puluhan artis senior papan atas diantaranya Ray Sahetapy, Mark Sungkar, Ro ...

 

Posting Video Olahraga, Banyak Asumsi Jorok

Image Wulan Guritno sebagai artis awet seksi masih terjaga. Sudah punya ti ...

 

Kelly Tandiono, Puas Pacaran, 2017 Dinikahi Bule Italia

Si bule pengusaha restoran dan tempat hiburan di Jakarta. Bule itu yang ik ...

 

Julia Stiles, Lahap Buku Kelompok Peretas

Sudah 14 tahun Julia Stiles melakoni Nicky. Selain Matt Damon, ia satu-sat ...

 

Iedil Pegang Dada Wanita Lain, Prisia Ngambek

Pasangan pengantin baru, Prisia Nasution dan aktor asal Malaysia, Iedil Pu ...

 

Irina Shayk, Rambutnya Dicat Pirang

Sebelum putusan cerai ke­luar, muncul video yang diklaim diam-diam direka ...

 

Agnez Mo, Bakat Tak Dieksplore, Anak-anak Kian Nakal

Kesibukan Agnez Mo bertambah set­elah berpartisipasi dalam The Voice Kids ...

 

Amber Heard, Uang Cerai Buat Amal

Setelah melalui drama isu KDRT, Amber Heard dan Johnny Depp akhirnya resmi ...

www.medanbagus.com
www.javanews.co

Tafsir "Terima Kasih" Anas


Blunder Reshuffle


Dan Bola Pun Kehilangan Demamnya




Berita Populer

Rizal Ramli: Ahok Mengubah Jakarta Dengan Tangisan
Jokowi Bisa Digulingkan DPR!
Berbekal Putusan MA, Haji Lulung Melenggang Ke Arena Pilkada
Ketua RW Melawan Qlue, Kemudian Dianggap Mati
Putra Legenda Betawi Ikut Dorong Rizal Ramli Nyagub Jakarta
Justru Rizal Ramli Yang Perkenalkan Ahok Ke Publik Jakarta
Kelewat Pede, Nasdem Bisa Lewat Di Pemilu 2019
RR Cocok Dengan Siapapun, Kecuali Haji Lulung
Muda Mudi Berkaos Putih Kampanyekan Rizal Ramli Di CFD
Forum RT/RW: Karakter Pemimpin Yang Kita Butuhkan Ada Di Bang Rizal