Rakyat Merdeka Online

Share |
Duit Ngucur ke Luthfi Hasan Ishaaq, Yudi Setiawan Ngarep Diperiksa KPK
Jum'at, 01 Maret 2013 , 19:48:00 WIB
Laporan: Ade Mulyana

  

RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta mengambil alih kasus dugaan korupsi kredit macet Bank Jatim Cabang HR Muhammad yang diklaim menimbulkan kerugian Rp 52 miliar. Permintaan disampaikan Direktur PT Cipta Inti Parmindo yang jadi tersangka kasus ini, Yudi Setiawan.

"Penanganan perkara ini oleh kepolisian tidak maksimal. Kita minta KPK segera mengambil alih," kata pengacara Yudi Setiawan, Eben Eser Ginting, dalam keterangan persnya, Jumat (1/3).

Eben mengatakan, kepolisian tidak berimbang dan obyektif dalam melakukan pemeriksaan terhadap Yudi, dimana penyidik tidak pernah mengusut penerima aliran dana dari rekening-rekening yang telah disita menjadi barang bukti.

"Kepolisian telah tebang pilih karena penyidikan hanya berkutat di sekitar keluarga klien kami saja," ujarnya.

Menurut Eben, ada yang lebih penting dalam kasus yang menimpa kliennya. Proses pencairan dana dalam kasus Tipikor pada Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jawa Barat dan Banten (tbk) cabang Surabaya kepada PT. Cipta Inti Parmindo tidak lepas dari peran Elda Devianne Adiningrat, dimana diduga kuat dananya mengalir ke Ahmad Fathanah dan mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq untuk keperluan pengamanan proyek di Kementerian Pertanian.

Dana dari Bank BJB ini diantaranya digunakan untuk keperluan pembiayaan quota daging sapi impor, yang perkaranya kini tengah disidk KPK.

"Sudah sepatutnya sebaran aliran dana yang begitu besar kepada "penikmat" dana tersebut diusut secara tuntas. Adanya dugaan gratifikasi ini harus diusut," jelasnya. [dem]


Baca juga:
DIRJEN USAI DIPERIKSA
Pemeriksaan Syukur Iswantoro Berlangsung Lancar
Ridwan Hakim Belum Juga Nongol di Kantor KPK
KORUPSI SAPI
Dirut PT Indoguna Utama Yakin Tak akan Jadi Tersangka


Komentar Pembaca

Didukung Kinerja Selular, Telkom Catat Laba Bersih Rp 14,2 T

blitz.rmol.co
 

Spice Girls, Reuni Tunda 2017

Fans fanatik Spice Girls tam­paknya masih harus bersabar un­tuk melihat ...

 

Lady Gaga, Bertemu Dalai Lama Dihujat Fans China

Niat positif acap kali ditud­ing sebaliknya, negatif. Seba­gaimana niat ...

 

Coleen Rooney, Murka Foto Anaknya Mejeng Di Majalah

Istri kapten Inggris Wayne Rooney ini murka setelah mengetahui foto putran ...

 

Sheila Marcia, Absen Sidang Cerai Kiki Minta Rujuk

Lewat pengacara, Kiki memohon dapat dipertemu­kan dengan Sheila. Namun pi ...

 

Marshanda, Bisa Ngurus Anak, Dukung Ines Dinikahi Ben

Meski ini bakal pernikahan kedua, Ben masih gugup aja. Dulu sama Chacha pa ...

 

Agnes Monica, Panggilan Sayang Mama & Papa

Cerita cinta Agnes Monica dan Saputra Wijaya (Wijin) benar-benar menarik. ...

 

Denada, Pelaku Vaksin Palsu Layak Dihukum Berat

Denada merasa miris saat kali pertama mendengar berita soal vaksin palsu. ...

 

Gigi Hadid, Pakai Jaket Bertuliskan Zayn Dengan Huruf Arab

Super model Gigi Hadid tampaknya memiliki banyak cara untuk mengungkapkan ...

 

Nikita Mirzani, Pacar Baru Sibuk Ngurusin Longsor

Klaim punya pacar baru, seorang pejabat. Katanya lagi sibuk urus longsor. ...

www.medanbagus.com
www.javanews.co

Tafsir "Terima Kasih" Anas


Pemerintahan: Untuk Rakyat atau Partai?


Saatnya Mahkamah Konstitusi Diubah Menjadi Mahkamah Pancasila




Berita Populer

Inilah Susunan Pengurus Golkar Jakarta Periode 2016-2021
Daripada Tepuk Tangan Sendiri, Mendingan Teman Ahok Bangun Empat Gedung SD
Hasnaeni: Sebelas Juta Orang Jakarta Belum Tentu Dukung Ahok
Adian: Mungkin Para Donatur Teman Ahok Mulai Ragu Dengan Klaim 1 Juta KTP
Fraksi PKS Tolak Pasal-Pasal Krusial RUU Pengampunan Pajak, Ini Rinciannya
Hikmahbudhi Dorong Posisi Dirjen Bimas Buddha Dilelang
Adian Sarankan Cara Yang Lebih Hemat Buat Teman Ahok
Ahok Keberatan Disinggung Ucapannya Tentang Jokowi
Nama Luhut Dihapus Dari Pengurus Golkar
Tax Amnesty, JK dan Dosa Sejarah