Rakyat Merdeka Online

Share |
Penjual Harrier Anas Ngaku Tidak Bisa Ngomong ke Wartawan
Selasa, 05 Maret 2013 , 18:37:00 WIB
Laporan: Samrut Lellolsima

ANAS URBANINGRUM DAN ISTRI
  

RMOL. Pemilik PT. Duta Motor, Hadi Wijaya, sudah menyampaikan keterangan seputar pembelian mobil Toyota Harrier milik Anas Urbaningrum kepada penyidik KPK.

"Saya sudah ngomong sama penyidik," kata dia di gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, sesaat lalu, Selasa (5/3).

Pemilik toko mobil di kawasan Pecenongan, Jakarta Pusat, itu rampung diperiksa sekitar pukul 17.30 WIB. Kepada wartawan, dia tidak merinci mobil tersebut dibeli oleh siapa. Tapi, dia pastikan mobil itu dibayar melalui cek.

Saat ditanya apakah cek dicairkan oleh Frans Wijaya, dia membantahnya. Dia tak menuturkan siapa pemberi cek tersebut.

"Nggak, itu anak saya. Saya sudah ngomong sama penyidik. Saya nggak bisa ngomong," terangnya, sambil berlalu menumpang mobil Range Rover bernomor polisi B 8196 AZ.

Duta Motor merupakan tempat pembelian mobil Toyota Harrier bernopol B 15 AUD yang sempat dimiliki Anas.

Dalam catatan kasus, Hadi menerima uang pembayaran pada 17 September 2009 setelah ditransfer oleh Frans Wijaya. Pembelian mobil seharga Rp 670 juta itu dilakukan dengan uang tunai sebesar Rp 520 juta. Sisanya Rp 150 juta, dibayarkan menggunakan cek, dicairkan dan ditransfer ke rekening BCA milik Hadi.

Mobil Harrier yang pernah dimiliki Anas Urbaningrum itu menjadi pembicaraan penting menyusul skandal kebocoran Sprindik KPK.

Di dalam Sprindik itu disebutkan bahwa KPK akan melakukan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi berupa penerimaan hadiah atau janji terkait pembangunan Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional di Hambalang, Bogor, Jawa Barat yang dilakukan Anas Urbaningrum saat menjabat sebagai anggota DPR.

Dari beberapa kesaksian penting yang dimiliki Rakyat Merdeka Online, diketahui bahwa mobil Harrier itu sama sekali tidak terkait dengan kasus Hambalang.

Mobil itu dibelikan bekas kolega Anas yang kini terpidana korupsi, Muhammad Nazaruddin, atas nama Anas.

Setelah Kongres Partai Demokrat di Bandung bulan Mei 2010 mulai muncul kabar tak sedap yang mengatakan Nazaruddin memberikan mobil itu secara cuma-cuma kepada Anas. Karena merasa tidak enak, Anas berniat mengembalikan mobil itu kepada Nazar. Tetapi Nazar hanya mau menerima "mentahnya" saja.

Akhirnya Anas pun menjual mobil itu ke sebuah show room mobil di Kemayoran. Uang dari penjualan mobil itulah yang diserahkan Anas kepada Nazar. [ald]


Baca juga:
Dewan Pembina Sampai Bendaharanya Tersangka, Pantaskah Demokrat Ikut Pemilu?
Benarkah Abraham Samad Macan dari Timur?
M Jasin: Belum Pernah Ada Sprindik Bocor Sebelumnya
KPK Konfrontir Sopir Pribadi Anas Urbaningrum dengan Bos Dealer Mobil?
Penjual Mobil Harrier Anas Penuhi Panggilan KPK


Komentar Pembaca

Didukung Kinerja Selular, Telkom Catat Laba Bersih Rp 14,2 T

blitz.rmol.co
 

Indra Bekti Sempat Tak Percaya Olga Syahputra Meninggal

Presenter Indra Bekti tak cepat percaya kabar Olga Syahputra meninggal dun ...

 

Innalillahi, Olga Syahputra Tutup Usia

Dunia hiburan kembali berduka. Komedian Olga Syahputra dikabarkan meningga ...

 

Lily Collins, Kencan Perdana, Pacar Baru Ketemu Bekas Pacarnya

Lily Collins dan Chris Evans sudah dikabarkan berpacaran. Dan ternyata itu ...

 

Viviane Tjeuw, Sibuk Modeling, Alasan Gugat Cerai Okan

Perselisihan Viviane dan Okan semakin meruncing. Komunikasi terhambat kare ...

 

Ratna Listy, Bersyukur Dimudahkan Cepat Menjanda

Proses perceraian Ratna Listy dan Swastiarso Herry berjalan kilat. Kemarin ...

 

Jane Shalimar, Susul Didi Soekarno Pamer Pacar Baru

Jane cuek sama gosip Didi sudah menghamili dan akan menikahi Vanessa Angel ...

 

Celine Dion, Bercucuran Air Mata Curhat Merawat Suami

Dalam waktu dekat, Celine Dion bakal manggung lagi di Las Vegas. Ini aksi ...

 

Perrie Edwards, Sebelumnya Tak Percaya Zayn Malik Berselingkuh

Perrie Edwards (21), tunangan Zayn Malik, masih mengenakan cincin pertunan ...

 

Pevita Pearce, Sudah Dilamar Anak Bos Blue Bird?

Tahun ini direncanakan sudah ke pelaminan. Namun tergantung usaha Indra me ...

www.medanbagus.com
www.javanews.co

Tafsir "Terima Kasih" Anas


Antara Komitmen dan Kapasitas Pemimpin


Membelah Parpol, Melemahkan NKRI




Berita Populer

Dedengkot PKS Ajak PRD Bersatu
Yusril Bantah Berita Kompas dan Tempo, Kubu Agung Laksono Ternyata Belum Sah
PAMI: SK Menkumham Cacat Hukum!
Rizal Ramli: Pilihan Presiden Jokowi Tinggal Satu, Reshuffle!
Romo Benny: Pak Jokowi, Cobalah Jujur!
Yusril: Sabar Dikit, Siapa Tahu Gugatan ARB Dikabulkan
Hadir di Acara Muhammadiyah, Grace Natalie Ngaku Sedang Siapkan Partai Baru
Dipastikan Hak Angket untuk Yasonna Mulus
Kumpulkan Tokoh Nasional, Din Syamsuddin Sarankan Bentuk Koalisi Besar
Lampu Kuning, Jokowi Harus Reshuffle Kabinet Kerja