Rakyat Merdeka Online

Share |
KPK Berlebihan, Berkas Perkara Jenderal Susilo Sepanjang 1,2 Meter
Selasa, 16 April 2013 , 20:09:00 WIB
Laporan: Samrut Lellolsima

DJOKO SUSILO/IST
  

RMOL. Pengacara Irjen Djoko Susilo, Juniver Girsang menilai KPK berlebihan karena menyusun berkas perkara kliennya hingga sepanjang 1,2 meter.

"Berkas perkaranya 1,2 meter tapi isinya tidak signifikan. Kerja KPK kok seperti itu? Seolah mau memperlihatkan semuanya padahal kan tidak perlu begitu," kata Juniver saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (16/4).

Juniver mengaku sangat terkejut dengan panjang berkas tersebut. Selama menjadi pengacara baru kali ini dirinya menangani klien yang berkas perkaranya sepanjang itu.

"Ini memang kewenangan KPK melampirkan berkas tapi kalau tidak ada relevansinya tidak perlu dimasukkan. Menurut kami banyak yang tidak relevan, kesannya ditinggi-tinggikan, hanya memperbanyak berkas saja," terang dia.

Selain berkas perkara, tim pengacara Djoko sudah mendapatkan salinan surat dakwaan tim jaksa KPK yang akan dibacakan dalam sidang perdana pekan depan. Tebal dakwaannya hanya 30 lembar. Berdasarkan dakwaannya, Djoko dijerat tindak pidana korupsi dan tindak pencucian uang.

KPK menetapkan Djoko sebagai tersangka atas dugaan melakukan perbuatan melawan hukum dan penyalahgunaan wewenang yang mengakibatkan kerugian negara. Djoko disangka bersama-sama tiga orang lainnya, yakni mantan Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian RI Brigadir Jenderal Polisi Didik Purnomo, Direktur PT Inovasi Teknologi Utama Sukotjo S Bambang, serta Direktur PT Citra Mandiri Metalindo Abadi Budi Susanto.

Dalam pengembangan KPK menetapkan Djoko sebagai tersangka TPPU. Sejauh ini, lembaga antikorupsi itu telah menyita 40 an item aset Djoko yang nilainya sekitar Rp 70 miliar.[dem]


Baca juga:
Pekan Depan Jenderal Susilo Duduk di Kursi Pesakitan Tipikor
Soal Dugaan Aliran Dana untuk Bamsoet Cs, AKBP Teddy Serahkan ke Pengacara
Irjen Djoko Susilo Diseret ke Pengadilan Tipikor Dalam Waktu Dekat
KPK: Kasus Simulator Rugikan Negara Rp 121 M
Pemburu Aset Djoko Susilo Tidak Cek ke Luar Negeri?


Komentar Pembaca

Didukung Kinerja Selular, Telkom Catat Laba Bersih Rp 14,2 T

blitz.rmol.co
 

Depe Dipolisikan Bos Lamborghini

Johnson yang sudah beranak-istri merasa tercoreng. Depe bakal dilaporkan d ...

 

Maudy Ayunda, Kuliah Di Inggris Sering Digombali Bule

Maudy Ayunda menjalani pen­didikan di Oxford University, Ing­gris. Meski ...

 

Lee Min Jung, Ngumpet Di Prancis Setelah Suami Digosipin Selingkuh

Kabar perselingkuhan Lee Byung Hun menjadi sorotan publik Korea Selatan. A ...

 

Avril Lavigne, Pengen Punya Anak Malah Mau Cerai

Pernikahan Avril Lavigne dengan Chad Kroeger tengah berada di ujung tanduk ...

 

Aura Kasih, Nangis, Digosipin Simpanan Pejabat

Sampai sekarang mengaku masih jomblo. Ogah dipacari duda, takut bermasalah ...

 

Cathy Schmitz, Dinikahi Miliarder “Bau Tanah”

Cinta itu buta. Malah bagi Cathy Schmitz (24), usia hanya lah sekedar angk ...

 

“Semoga Sophie Bisa Bimbing Ariel”

Seiring dengan hubungan yang se­makin serius, Ariel pun telah mem­perken ...

 

Fanny Neguesha, Bantah Dibuntingi Super Mario

Mantan kekasih striker Liverpool, Mario Balotelli ini geram dituding telah ...

 

Eva Mendes, Melahirkan Bayi Perempuan

Eva Mendes sedang berbaha­gia. Ia sukses dihamili teman kum­pul kebonya, ...

www.medanbagus.com
www.javanews.co

Tafsir "Terima Kasih" Anas


Ingkar Janji Sistematis, Terstruktur dan Masif


Kabinet Kok Profesional




Berita Populer

Banyak Langgar Janji Kampanye, Elektabilitas Jokowi-JK Diprediksi Tersisa 20 Persen
Resmi, Partai Demokrat Setuju Pilkada Langsung
Membaca Dominasi JK, Ingkar Janji Jokowi dan Retorika Profesionalitas
Jangan Lupa, SBY Yang Pertama Mengusulkan Pilkada Lewat DPRD
Mahfud MD: Salahkan Orang yang Berharap pada Jokowi
LSI Beberkan Cara Mudah Menggoyang Jokowi
Tak Tepati Janji Soal Menteri, Jokowi Disomasi!
Jokowi Diminta Berhenti Tanam Bibit Kebohongan
Menteri Lukman Hakim Tak Tahu Isu Penghapusan Kementerian Agama
Geruduk Kantor Transisi, Aktivis Mahasiswa Minta Nama-nama Ini Tak Masuk Kabinet