Rakyat Merdeka Online

Share |
Kronologi Penangkapan Kolonel ASB
Senin, 29 April 2013 , 22:36:00 WIB
Laporan: Wahyu Sabda Kuncahyo

BENNY J MAMOTO/IST
  

RMOL. Badan Narkotika Nasional (BNN) meringkus Komandan Pangkalan Angkatan Laut Semarang, Kolonel TNI AL ASB saat tengah mengonsumsi narkotika golongan I jenis sabu di Hotel Ciputra, Simpang Lima, Semarang, Jawa Tengah, Senin (29/4) dini hari.

"Kasus ini merupakan hasil pengembangan dari pengungkapan kasus sebelumnya," kata Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen Benny J Mamoto di kantor BNN, Jalan MT Haryono Jakarta Timur, Senin (29/4).

Benny menjelaskan kronologi penangkapan. Pada 25 Februari lalu tim penyidik BNN bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah mengungkap jaringan sindikat peredaran narkotika di wilayah Jawa Tengah dengan meringkus beberapa bandar dan anggota sindikat yang salah satunya merupakan oknum anggota Detasemen Markas (Denma) Polda Jawa Tengah Iptu H.

Dari pengungkapan sindikat ini, tim BNN kemudian mengembangkan pengungkapan jaringan dengan menyelidiki, dan mengidentifikasi para pengedar yang bersentuhan langsung dengan konsumen. Salah satu pengedar yang diidentifikasi adalah Brigadir RS aliasi MM, seorang oknum anggota Direktorat Intelkam, Polda Jawa Tengah.

"Pada 29 April 2013 pukul 01.00 WIB tim BNN melakukan survialance terhadap RS yang diduga mengantar barang pesanan ke Hotel Ciputra, Simpang Lima Semarang. RS menuju kamar 1003, dan tidak lama kemudian keluar dari kamar. Saat itulah, tim menangkap dan menggeledah RS," katanya.

Kepada petugas yang menangkap, RS mengaku mengirimkan barang kepada seseorang di kamar 1003. Petugas kemudian menggeledah kamar itu, dan mengamankan seorang yang diduga sebagai pembeli sabu dari tangan RS.

"Kemudian diketahui yang bersangkutan adalah anggota TNI AL berinisial ASB, berpangkat Kolonel TNI AL, jabatan sehari-hari Dan Lanal. Saat petugas masuk ke kamar 1003, ASB sedang mengonsumsi sabu," ujarnya.

Setelah menangkap ASB dan RS, tim BNN kemudian menggeledah rumah kost RS di lokasi ditemukan barang bukti berupa delapan butir ekstasi, satu paket sabu seberat 0,3 gram, dan peralatan bong.

"Petugas juga mengamankan seorang wanita yang merupakan kekasih RS," kata Benny. [dem]


Baca juga:
Kasus Sabu Danlanal Semarang Akan Dilimpahkan ke Puspomal
Kadispen: KSAL Tidak Pernah Tolerir Anggotanya Bermain Narkoba!
Perwira Menengah AL Ditangkap BNN?
GANN Tawarkan Pelatihan Motivasi Anti Narkoba Gratis
Polri Incar Sindikat Narkoba Asal Malaysia


Komentar Pembaca

Didukung Kinerja Selular, Telkom Catat Laba Bersih Rp 14,2 T

blitz.rmol.co
 

Maria Eva, Sudah Dihamili Eks Pejabat Pare-Pare

Maria kaget umur 35 tahun masih bisa hamil. Tidak tahu apakah istri pertam ...

 

Dul Cemas Menanti Vonis

Terdakwa AQJ alias Dul telah menjalani enam kali persidangan dalam kasus k ...

 

Luna Maya, Rajin Rawat Organ Intim

Wanita itu idealnya cantik luar-dalam. Merawat paras yang terlihat sama pe ...

 

Lindsay Lohan, Bikin Berang ELLE Indonesia

Lilo kembali berulah. Dan kali ini ia bermasalah dengan pihak majalah ELLE ...

 

Farah & Suami Masih Serumah

Tak mau menjawab soal perse­lingkuhan. Mau pergi ke Bali untuk menenang­ ...

 

Gisca Dmelia, Coba Jadi Penyanyi

Gisca Dmelia bukan tipe cewek yang cepat puas. Setelah menjajal dunia mode ...

 

Laudya Chintya Bella, Kegerahan Karena Gemuk

Laudya Chintya Bella rela menggemukan badannya untuk film terbaru berjudul ...

 

Fifty Shades of Grey Kurang Hot & Erotis

Kendati Fifty Shades of Grey  baru akan dirilis 13 Februari 2015, nam ...

 

Nikah Siri Angie & Brotoseno Diklaim Tak Langgar Hukum

Mudji Massaid sudah mengucapkan selamat. Respek terhadap Broto yang selalu ...

www.medanbagus.com
www.javanews.co

Tafsir "Terima Kasih" Anas


Segitiga PDB Calon Presiden (1): Jokowi


Memburu Presiden Korup & Pembohong




Berita Populer

Jokowi Pejabat Takabur
Sejumlah Mahasiswa ITB Kritik Demonstrasi Tolak Jokowi
Jokowi Nyaman dengan RR
Koalisi Indonesia Raya Tidak Bisa Terwujud di Bawah Komando Amien Rais
Hati-hati, Sengkuni SBY Mulai Merapat ke Capres
Partai Islam Sepakat Bentuk Koalisi Indonesia Raya
Tiga Kali Diundang ITB, Sekalinya Datang Jokowi Ditolak Mahasiswa
Cari Dukungan, Gerindra Tunjuk Presiden Buruh di Kabinet Bayangan
Emron Pangkapi Minta Maaf Saat Buka Rapimnas
PKB Ogah Koalisi dengan Partai Islam