Rakyat Merdeka Online

Share |
PB PMII Desak Kapolri Hukum Kapolres Situbondo
Jangan Takut dan Mundur, Mati Sebagai Pejuang Lebih Baik daripada Dicundangi
Kamis, 02 Mei 2013 , 19:47:00 WIB
Laporan: Ruslan Tambak

IST
  

RMOL. Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) mengecam keras dan menyesalkan tindakan Polres Situbondo yang berlebihan terhadap kader PC PMII Situbondo yang akan menyampaikan orasi dan tuntutan terhadap rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) (Kamis, 2/5).

Rencana aksi ke jalan untuk menyampaikan tuntutan tersebut terdengar oleh Polres Situbondo, dan akhirnya coba memutilasi gerakan kebebasan bersuara dan berpendapat tersebut di Sekterariat PC PMII di Jalan Raya Wijaya Kusuma, hal itu bertepatan ketika Presiden SBY dan rombongan melakukan kunjungan kerja ke Jawa Timur.

Sekjen PB PMII A. Jabidi Ritonga mengatakan, tindakan Polres Stiubondo itu tidak bisa dilakukan dan dibiarkan, dimana seharusnya tugas mereka menjaga keamanan dan kelancaran aksi.

"Bukan mencegah. Sikap kemandirian institusi Polri sangat dipertanyakan," ujar Jabidi di Jakarta (kamis, 2/5).

Jelas Jabidi, PB PMII meminta Kapolri untuk segara memanggil Kapolres dan memberi tindakan serta sanksi berat yang sepantasnya, pihaknya berharap institusi Polri seluruh indonesia dapat bekerjasama dengan mahasisiwa.

"Banyak kasus kami jumpai, mahasiswa sering tidak mendapat injin aksi turun ke jalan jika ada kunjungan presiden atau pejabat negara lainnya. Kami berharap, aksi bukan mengantongin ijin, cukup koordinasi dan pemberitahuan aksi," ungkapnya.

Kalau ijin menurut Jabidi, itu sudah sangat terlalu jauh, dan itulah yang menjadi alasan Polri melakukan tindakan penangkapan dan pengamanan terhadap masa demonstrasi jika tidak kantongin ijin aksi, dan tetap turun ke jalan.

"Bagi kami ini pelanggaran hak bersuara dan berpendapat, kami tetap serukan kepada kader PMII dan elemen mahasiswa untuk terus bergerak dan bersuara, jangan ada kata takut dan mundur. Bagi kami, mati sebagai pejuang lebih baik, dari pada mati untuk terus dipencundangi oleh kekusaan yang tak berpihak pada rakyat," demikian Jabidi. [rsn]


Baca juga:
Menggerebek Markas PMII, Polres Situbondo Over Acting!
Taufiq Kiemas Tidak Bisa Hadiri Kongres PMII Karena Alasan Kesehatan


Komentar Pembaca

Didukung Kinerja Selular, Telkom Catat Laba Bersih Rp 14,2 T

blitz.rmol.co
 

Tessy “Srimulat”, Setelah Diciduk Polisi Minum Pembersih Toilet

Pelawak Srimulat Kabul Basuki alias Tessy ditangkap di Bekasi Utara, Kamis ...

 

Jessica Mila, Sinyal Oke Buat Kaesang

Belum bicara cinta karena Mila baru lihat foto, belum ketemu langsung. Ia ...

 

Keira Knightley, Lagi Pesta Prom Cium Teman Cewek

Setiap orang memiliki kisah unik dalam hidup. Termasuk Keira Knightley yan ...

 

Shandy Aulia, Ciumannya Dipuji Lawan Main

Shandy Aulia kini bukan sosok remaja yang dikenal lewat film Eiffel I’m ...

 

Anne Hathaway, Tolak Jabat Tangan Wartawan Dibilang Takut Kena Ebola

Anne Hathaway, Tolak Jabat Tangan Wartawan Dibilang Takut Kena Ebola Repor ...

 

Ben & Chacha Sebaiknya Jangan Korbankan Anak

25 November, penentuan Ben atau Marshanda yang mendapat hak asuh Sienna. K ...

 

Jennifer Lawrence, Cemburui Paltrow, Putusin Chris Martin

Kabar mengejutkan datang dari Jennifer Lawrence. Kisah asmaranya dengan Ch ...

 

Nikita Mirzani, Ngaku Sering Dikerasin Alasan Ceraikan Suami

Boleh percaya, boleh tidak. Nikita Mirzani membeberkan alasan di balik kep ...

 

Katy Perry, Kencani Suami dari Perempuan Yang Baru Melahirkan

Katy Perry terus digosipin sedang asyik bercinta dengan pria bernama Wesle ...

www.medanbagus.com
www.javanews.co

Tafsir "Terima Kasih" Anas


Kabinet Kerja Atau Kabinet Kinerja?


PKB Jadi “Partai Ketimun Bungkuk”




Berita Populer

Bertato dan Perokok, Susi Pudjiastuti Tak Pantas Menjadi Menteri
Ahli Tata Negara: DPR Tandingan Memalukan, Pemerintah Harus Abaikan
Gede Pasek: Pemecatan 8 Anggota DPR Demokrat Unik dan Aneh
Tercium, KIH Bentuk DPR Tandingan agar Terjadi Krisis Politik
Politisi PDIP yang Laporkan Pelaku Bullying Jokowi
Hazrul Azwar Jungkirbalikkan Meja, Sidang Paripurna Dihentikan
Jokowi Tak Perlu Jawab Tujuh Pertanyaan yang Merendahkan dari Ibas
Fadli Zon: Pramono Anung Punya Akal Sehat, Tidak Mau Dijadikan Badut
CSIS: Muhammadiyah Tak Masuk Kabinet Bukti Jokowi Tak Sensitif
Tak Jadi Menteri, Ini Kata Rieke Diah