Rakyat Merdeka Online

Share |
Pengkaderan Gerindra dan PKPI Terbukti Gagal
Jum'at, 10 Mei 2013 , 19:25:00 WIB
Laporan: Wahyu Sabda Kuncahyo

  

RMOL. Dengan memasang iklan perekrutan calon anggota legislatif, partai politik dianggap gagal menjalankan proses pengkaderan.

"Memang kita bisa berapresiasi adanya tantangan bagi publik, tapi di satu sisi ini menunjukkan parpol tidak siap dalam rekrutmen kadernya," kata Deputi Eksternal Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Verry Junaedy dalam diskusi bertema 'Membongkar Caleg Bermasalah Dalam Berpolitik' di kantor Bawaslu, Jalan MH Thamrin Jakarta, Jumat (10/5).

Menurutnya, parpol tidak mampu menyiapkan kader-kader dari jauh hari untuk diusung dalam pemilu. Setiap kali menjelang ajang pesta demokrasi, parpol justru memasang iklan di media massa untuk menjaring caleg,

"Yang kerap dilakukan adalah proses rekrutmen terbuka, memangnya parpol tidak punya kader yang sudah disiapkan jauh-jauh hari," ujar Verry.

Seperti diketahui, ada dua partai yang merekrut caleg lewat iklan, yaitu Partai Gerindra besutan Prabowo Subianto dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) besutan Sutiyoso.

Verry berharap, dalam proses pencalegan di Komisi Pemilihan Umum (KPU), setiap parpol dapat terbuka kepada masyarakat. Hal ini agar publik mengetahui seperti apa kualitas calon wakil rakyatnya.

"Kami minta kepada parpol untuk cukup terbuka terkait profil kandidat yang akan diusung dalam pemilu. Partai harus dapat memberi gambaran cukup soal calegnya, sehingga kita bisa memilih secara proporsional," jelasnya.[dem]


Baca juga:
Saurip Kadi: Partai Politik Itu Bullshit !
Saan Mustofa: KPU Harus Batasi Dana Kampanye Caleg
PKS Bingung Semua Calegnya Tak Lolos Verifikasi
Parpol Harus Terbuka Ganti Nomor Urut Caleg
Jelang 2014, PAN Tunjukkan Sebagai Partai Terbuka


Komentar Pembaca

Didukung Kinerja Selular, Telkom Catat Laba Bersih Rp 14,2 T

blitz.rmol.co
 

Emma Stone, Tidak Mau Terpantau Social Media

Jika kebanyakan selebriti Hollywood menggunakan sosial media agar lebih de ...

 

Nikita Mirzani, Dimaafkan, Pake Jeans Robek di Pengadilan

Nikita Mirzani memenuhi panggilan Komisi Yudisial (KY) terkait pakaiannya ...

 

Kalina Oktarani, Sayang Tapi Ogah Rujuk

Sejak bercerai pada awal 2013, Deddy Corbuzier dan Kalina Oktarani tetap m ...

 

Tak Bisa Tidur, Gara-gara Anak Mau Dibawa Ke Amerika

Anne dan Hanusz bikin perjanjian di KPAI. Seribut apapun tetap mempriorita ...

 

Miranda Kerr, Sukses Move On Dari Perceraian

Perpisahan tentunya mem­buat pasangan sedikit ter­tekan. Begitu pun yang ...

 

Emma Watson, Menyesal Gagal Kumpul Kebo

Suasana hati Emma Watson sedang tidak bagus. Sebab, jali­nan asmaranya de ...

 

Fans Yakin, Glenn Pacari Aura Kasih

Fans minta Aura segera dinikahi. Tapi nasibnya jangan kayak Dewi Sandra, d ...

 

Nikita Mirzani, Berbusana Seronok Dianggap Lecehkan Hakim di Pengadilan

Awal bulan lalu, Nikita Mirzani bikin geger Pengadilan Agama Jakarta Selat ...

 

Rolene Strauss, Mahasiswi Kedokteran Sabet Miss World 2014

Miss World memiliki ‘ratu’ baru. Dara cantik yang berun­tung mendapat ...

www.medanbagus.com
www.javanews.co

Tafsir "Terima Kasih" Anas


Teknologi Informasi dan Demokrasi Partisipatif


Jokowi-JK Anti-Neolib Salah Kaprah




Berita Populer

Jangan Biarkan Jokowi Jadi Diktator!
LBH Jakarta: Jokowi Berpotensi Jadi Soeharto Kedua
Pemerintah Biang Kerok Konflik Golkar
Pernyataan JK Soal Rupiah Loyo Menyesatkan
Jadi Ketua Umum PMI, JK Membangkang Jokowi
Jokowi Lantik Pentolan PPP Djan Faridz Jadi Dubes Libanon
Menteri Tjahjo: Pemberhentian Hormat Rahmat Yasin Cuma Salah Ketik
Menteri Susi, Kok Gunakan Standar Ganda Hadapi Kapal Asing?
Demokrat: Ingat, SBY Tak Pernah Salahkan Megawati dan Gus Dur!
Ditegaskan, DPD I Golkar Tidak Pernah Akui Munas Ancol