Rakyat Merdeka Online

Share |
Tindakan PKS Melaporkan Orang KPK Hanya Akan Melebarkan Masalah
Senin, 13 Mei 2013 , 10:38:00 WIB
Laporan: Aldi Gultom

ILUSTRASI
  

RMOL. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) perlu mengkaji ulang apa untung dan ruginya dari rencana mengadukan Jurubicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johan Budi, dan 10 orang penyidik KPK lainnya ke Mabes Polri dan DPR hari ini.

Anggota Komisi III DPR, Martin Hutabarat, menyatakan, sikap PKS yang berkeras mengadukan mereka ke Mabes Polri dengan alasan perbuatan tidak menyenangkan karena berusaha menyita mobil-mobil yang diperkirakan terkait dengan kasus hukum Lutfhi Hasan, dengan dalih dilakukan tidak sesuai prosedur, adalah tindakan yang kurang bijaksana.

Sebab, KPK sendiri sudah membantah pernyataan ini dengan mengatakan bahwa mereka memiliki surat tugas untuk melakukan penyitaan itu.

"Saya khawatir apabila PKS bersikeras untuk melaporkannya ke Mabes Polri hari ini, berita tentang mobil-mobil mewah ini akan semakin luas dan melebar ke mana-mana," kata Martin pagi tadi (Senin, 13/5).

Padahal, akar masalah upaya penyitaan tersebut yang diketahui orang banyak yakni dugaan korupsi dan suap dalam pengadaan daging atau impor daging sapi yang dilakukan sebuah perusahaan swasta yang melibatkan Kementerian Pertanian dan oknum pimpinan PKS.

"Akar masalah itu tetap saja tidak ada penyelesaiannya," ucapnya.

Wakil Sekretaris Jenderal PKS, Fahri Hamzah, mengatakan, PKS melaporkan orang-orang KPK itu atas tuduhan melakukan perbuatan tidak menyenangkan, pencemaran nama baik, dan kebohongan terhadap publik. PKS tidak terima dianggap tak kooperatif kepada KPK dan tidak terima tindakan penyidik berusaha menyita enam mobil di kantor DPP PKS tanpa surat perintah penyitaan.

Hal itu sudah dibantah pimpinan KPK karena penyidik yang akan membawa mobil-mobil tersebut sudah membawa surat perintah namun tak dapat diberikan kepada penjaga kantor PKS karena harus diberikan kepada pengurus kantor langsung. Surat perintah itu hanya bisa ditunjukkan kepada penjaga kantor. [ald]


Baca juga:
Lewat Luthfi Hasan, Rama Pratama Kenal Ahmad Fathanah
Kuasa Hukum dan Sekjen PKS Akan Datangi Mabes Polri Usai Dzuhur
KPK Heran Dituduh Besar-besarkan Penyitaan Mobil dan Wanita-wanita Seputar AF
KPK Pastikan Sita Mobil-mobil yang Diduga Terkait Luthfi Hasan Ishaaq Hari Ini
Yusuf Supendi: PKS Hancur, Tiga Sejoli Kudu Bertanggung Jawab


Komentar Pembaca

Didukung Kinerja Selular, Telkom Catat Laba Bersih Rp 14,2 T

blitz.rmol.co
 

Ovi Duo Serigala, Gagal Tutupi Kehamilan

Salah satu personel Duo Seri­gala, Ovi Sovianti, telah resmi bercerai dar ...

 

Kate Hudson, Pacari Mantan Katy Perry

Nampaknya Kate Hudson belum mantap berkumpul lagi teman spesialnya, Matt B ...

 

Miranda Kerr, Dilamar Bos Snapchat

Miranda Kerr rupanya su­dah siap untuk kembali berke­luarga. Rabu malam ...

 

Lulu Tobing, Batal Ceraikan Anak Mbak Tutut

Sebagai penggugat, Lulu belum sekalipun hadir di persidangan. Lulu seperti ...

 

Pre-Wedding, Agnez Pamer Belahan Dada

Melakoni sesi photo shoot, Agnez dan Wijin tampak kebelet menikah. Netizen ...

 

Pippa Middleton, Segera Dipersunting Miliuner Non-Ningrat

Pipa Middleton, akhirnya berhasil mematahkan hati ban­yak pria. Sebab, ta ...

 

Widy 'Vierratale' Tato Tak Direstui Ibu

Penyanyi Widy Soediro Nichlany yang juga vokalis grup band Vierratale mema ...

 

Emma Watson, Sempat Ditaksir Michael Jackson

Penyanyi legendaris Mi­chael Jackson rupanya masih menyimpan banyak rahas ...

 

Antonella Roccuzzo, Ajak La Pulga Liburan

Model berusia 28 tahun ini tak tega melihat keka­sihnya, Lionel Messi ter ...

www.medanbagus.com
www.javanews.co

Tafsir "Terima Kasih" Anas


Pemerintahan: Untuk Rakyat atau Partai?


Dan Bola Pun Kehilangan Demamnya




Berita Populer

#AhokKhianatiJkw Bukti Kemarahan Relawan Jokowi Sudah Klimaks
Bisa Jadi Jokowi Yang Dipidanakan Setelah Lengser
Memenangkan Ahok Kewajiban Buat Jokowi
Didi Umbar Jurus SBY Tangani Macet Ke Keluarga Korban Tragedi Brexit
Gerindra: Waspada, Jangan-jangan Jokowi Ikut Campur Pilkada DKI
Survei SMRC Buktikan Kekalahan Ahok dari Balongub Gerindra
PDIP Siapkan Risma, Azwar Dan Djarot
Jokowi Diminta Ganti Menristekdikti
PDIP Tidak Tergoda Elektabilitas Ahok
Diusung Jadi DKI 1, Risma: Mati Aku