Rakyat Merdeka Online

Share |
Terbuka Peluang Hilmi Aminuddin Jadi Tersangka
Selasa, 14 Mei 2013 , 20:13:00 WIB
Laporan: Samrut Lellolsima

HILMI AMINUDDIN/IST
  

RMOL. Terbuka peluang KPK ikut menjadikan Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hilmi Aminuddin sebagai tersangka dalam kasus pencucian uang. Penetapan tersangka itu dapat dilihat dari proses penyidikan yang kini mulai menyasar kepada keterlibatan sejumlah pihak yang diduga turut kecipratan duit haram dari hasil Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) suap impor daging sapi di Kementan.

Saat dikonfirmasi, Jurubicara KPK, Johan Budi Sapto Prabowo tak membantah dan mengiyakannya. Dia bilang, siapa saja yang nantinya kedapatan terlibat dan ada dua alat bukti yang cukup bisa dijerat menjadi tersangka.

"Siapapun, asalkan unsur-unsur dan bukti- mencukupi," kata Juru bicara KPK, Johan Budi di kantornya, Jakarta, Selasa (14/5).

Hilmi, menurut informasi diduga kecipratan uang senilai Rp17 miliar dari Ahmad Fathanah. Uang itu, diserahkan Fathanah melalui perantara Ridwan Hakim, yang tak lain anak kandung Hilmi. KPK juga memiliki sadapan percakapan yang membicarakan soal itu. Rekaman itu disetel saat Hilmi diperiksa.

"Semua yang terima aliran dana tentu harus ada unsur-unsur kepada siapa yang terima dana itu, apakah ada usur2 yg memenuhi pasal 5 UU No 8/2010. Apakah ada unsur kesengjaan atau mensrea itu," jelas Johan.

Johan masih belum mau berspekulasi soal siapa saja pihak-pihak yang ikut kecipratan duit terkait kasus itu. Yang jelas, kata Johan, kasus tersebut masih terus dikembangkan pihaknya.

Lantas apakah Laporan Hasil Analisis (LHA) Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPTAK) terkait Ahmad Fathanah dan Lutfhi Hasan?

"Tentu kalau misalnya ada temuan baru lagi dari PPATK berkaitan dengan kasus yang disidik KPK tentu sangat membantu pengembangan penyidikan terkait ksus TPK atau TPPU terkait LHI atau AF," jawab Johan.

Ketua Majelis Syuro PKS, Hilmi Aminuddin tak menampik jika pemeriksannya hari ini, Selasa (14/5) penyidik KPK memperdengarkan rekaman percakapan kepadanya percakapan antara Ahmad Fathanah dan Ridwan Hakim. Rekaman anak Hilmi dan Fathanah itu terkait dalam kaitan dugaan suap pengurusan kuota impor daging sapi di Kementan.

Beredar kabar, bahwa rekaman antara Fathanah dan orang yang diduga Ridwan itu membicarakan uang imbalan dari suap impor daging sapi untuk seseorang dengan kata sandi 'Engkong'. Dalam percakapan tersebut juga terungkap bahwa jatah yang akan diberikan Ahmad Fathanah itu mencapai Rp 17 miliar. [rsn]


Baca juga:
KPK Belum Terima Informasi Artis Kiki Amalia Kecipratan Duit Fathanah
Imbas Pemukulan Pengawal Hilmi, KPK Akan Perketat Pengamanan
Kiki Amalia Siap Diperiksa KPK
PKS Minta Maaf Soal Insiden Kericuhan di KPK
Hilmi Aminuddin Tidak Kenal Suara Anaknya Sendiri


Komentar Pembaca

Didukung Kinerja Selular, Telkom Catat Laba Bersih Rp 14,2 T

blitz.rmol.co
 

Shailene Woodley, Di Film, Ngaku Lima Kali Direnggut Kegadisannya

Bakat dan paras ayu Shailene Woodley membius fans ter­utama kaum lelaki. ...

 

Ngebet Menjanda Biar Bisa Cari Suami Baru

Sajad Ukra memberikan jawa­ban atas gugatan perceraian yang dilayangkan N ...

 

Bella Shofie, Kantongi Kocek Rp 120 Juta Per Bulan, Kok Masih Bingung

Baru membintangi 4 film layar lebar horor esek-esek, 1 film komedi dan 8 j ...

 

Katy Perry, Geram Sama Paparazzi Aussie

Seleb kondang sekelas Katy Perry tak lantas terbiasa mengha­dapi ulah pap ...

 

Jessica Iskandar, Sewot, Baby El Difoto Wartawan

Jessica Iskandar mulai berani membawa putranya, El Barack Alexander, hasil ...

 

Franda, Ingin Nikah Di Raja Ampat

Franda terharu, baru kali ada cowok pedekate langsung mendatangi rumahnya ...

 

Ariel Tatum, Sadar Suka Dandan Ketuaan

Ariel Tatum bikin heboh neti­zen. Bukan soal karier atau gosip sedang men ...

 

Jessica Alba, Pilih Ngemong Anak Ketimbang Ngartis

Jessica Alba memiliki segu­dang aktivitas setiap hari. Selain sebagai art ...

 

Kok Ludwig Baru Ngeh Tak Pernah Nikahi Jessica

Baru ngeh setelah mendenger berita infotainment. Akta perkawinan palsu jad ...

www.medanbagus.com
www.javanews.co

Tafsir "Terima Kasih" Anas


NKRI dan Pemerintah Digital


Bukan Sekadar Zaman Edan!




Berita Populer

Menurut Orang Malaysia Jokowi Mulai Kurang Ajar
AS Hikam: Empat Blunder Jokowi Versi Denny JA Perlu Diapresiasi dan Dicermati
Surat Edaran Seskab Pintu Masuk Lengserkan Jokowi
TB Hasanuddin: Jokowi Tak Bisa Main Tenggelamkan Kapal Orang
Fadli Zon: Server E-KTP Ada di Kantornya Sendiri, Mendagri Sedang Akal-akalan
Jokowi Ditantang Tenggelamkan Kapal-kapal Tanker Asing, Jangan Cuma Perahu Kecil
Asing Semakin Berkuasa di Indonesia, Putri Bung Karno Serukan Bela Negara
Menko Polhukam Minta Polri Tak Beri Izin Munas Golkar di Bali
Lagi, Effendi Simbolon Desak Jokowi Pecat Tiga Menteri
Jokowi Pentalkan Revolusi Mentalnya Sendiri