Rakyat Merdeka Online

Share |
Teman Wanita Fathanah Terbirit-birit, Jazuli Juwaini Ngaku Gak Diperiksa
Senin, 20 Mei 2013 , 11:35:00 WIB
Laporan: Samrut Lellolsima

TRI KURNIA/IST
  

RMOL. Tri Kurnia, salah seorang perempuan yang diduga kecipratan duit dari tersangka impor daging sapi dan TPPU, Ahmad Fathanah, tiba-tiba keluar dari gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Anehnya, nama Tri tidak ada di jadwal pemeriksaan KPK.

Tri keluar berbarengan dengan pemeriksaan anggota Komisi VIII DPR, Jazuli Juwaini, terkait impor daging sapi di Kementerian Pertanian. Sehingga, hanya sedikit awak media yang sadar dengan keluarnya Tri. Keberadaan Tri Kurnia di KPK sempat tidak terdeteksi. Dia terbirit-terbirit keluar dari KPK setelah berhasil masuk ke dalam mobil dan segera meninggalkan markas Abraham Samad tersebut.

Tri memiliki nama lengkap Tri Kurnia Puspita, belum diketahui secara pasti apa tujuan kedatangan perempuan penyanyi dangdut yang disebut-sebut dekat dengan Fathanah dan istri Fathanah, Sefti Sanustika tersebut ke gedung KPK.

Sementara Jazuli sendiri membantah telah diperiksa KPK. Padahal nama yang bersangkutan tertera diperiksa sebagai saksi untuk bekas Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq. Selain dia, ada sejumlah petinggi PKS lain yang digarap.

"Siapa yang diperiksa. Saya cuma ngobrol-ngobrol saja," kata Jazuli di kantor KPK, Jakarta Selatan, Senin (20/5).

Anehnya, Jazuli mengaku ditanya seputar jenjang hirarki Partai Keadilan Sejahtera oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

"Ada beberapa hal yang dimintai keterangan terkait dengan mekanisme hirarki struktur PKS saja," kata dia.

"Tidak ada masalah daging, tidak ada masalah yang lain," demikian Jazuli. [rsn]


Baca juga:
Empat Petinggi PKS Digarap KPK untuk Luthfi Hasan
Perempuan-perempuan Korban Ahmad Fathanah Diimbau Bersatu Melakukan Perlawanan
Ahmad Fathanah Bukan Sekadar Calo Biasa, Tapi Mesin ATM PKS
Ahmad Fathanah Sengaja Ditaruh di Luar Struktur PKS
Mantan Pacar Nazaruddin Ternyata Dekat Dengan Fathonah


Komentar Pembaca

Didukung Kinerja Selular, Telkom Catat Laba Bersih Rp 14,2 T

blitz.rmol.co
 

Kok Ludwig Baru Ngeh Tak Pernah Nikahi Jessica

Baru ngeh setelah mendenger berita infotainment. Akta perkawinan palsu jad ...

 

Tyas Mirasih, Tinggal Pelawak & Bule Yang Belum Dipacari

Tyas Mirasih kembali gagal membina asmara setelah putus dari pesepakbola S ...

 

Kim Kardashian, Bugil Demi Uang Dan Popularitas?

Kim Kardashian mengheboh­kan dunia hiburan dengan melakukan pemotretan bu ...

 

Lita, Kembali Ke Jalur Gulat

Setelah tujuh tahun meninggalkan ring Smack Down, kini kekasih bintang gul ...

 

Sandra Dewi, Dukung Ahok Karena Sekampung

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) resmi dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta. ...

 

Aida Dipukuli Suami Karena Terlalu Mudah Minta Cerai

Rindra mengklaim justru Aida yang hendak bakar kamar sendiri. Katanya sih ...

 

Janice Dickinson, Ngaku Diberi Obat Lalu Diperkosa Bill Cosby

Supermodel kondang era 70-an, Janice Dickinson mem­buat pengakuan mengeju ...

 

Orangutan Bukan Mainan, KPI Harus Ketat Awasi Penggunaan Satwa Liar

Media televisi seharusnya menjadi guru yang baik dan benar bagi masyarakat ...

 

Taylor Swift, Jadi Cover Majalah TIME

Prestasi Taylor Swift di industri musik semakin diakui. Sebagai diva muda, ...

www.medanbagus.com
www.javanews.co

Tafsir "Terima Kasih" Anas


Karakteristik Kepemimpinan BTP AHOK


Bukan Sekadar Zaman Edan!




Berita Populer

Menurut Orang Malaysia Jokowi Mulai Kurang Ajar
Inilah Empat Blunder Jokowi Versi Denny JA
AS Hikam: Empat Blunder Jokowi Versi Denny JA Perlu Diapresiasi dan Dicermati
Korban Kudatuli Pertanyakan Foto Perselingkuhan Politik Jokowi
Politisi Senior PDIP: Prasetyo Perlu P21-kan Kasus Hukum yang Libatkan Surya Paloh
TB Hasanuddin: Jokowi Tak Bisa Main Tenggelamkan Kapal Orang
Media Pendukung Jokowi Ungkit Kaitan Prasetyo dengan Kejanggalan Kasus Narkoba
Jokowi Ditantang Tenggelamkan Kapal-kapal Tanker Asing, Jangan Cuma Perahu Kecil
Asing Semakin Berkuasa di Indonesia, Putri Bung Karno Serukan Bela Negara
Jokowi Pentalkan Revolusi Mentalnya Sendiri