Rakyat Merdeka Online

Share |
Keluarkan Pancasila dari Empat Pilar dan Ganti dengan Sumpah Pemuda 1928
Senin, 10 Juni 2013 , 18:11:00 WIB
Laporan: Aldi Gultom

  

RMOL. Pancasila sebaiknya dikeluarkan dari Empat Pilar Kebangsaan yang gencar dikampanyekan MPR RI. Pancasila harus dikembalikan ke kedudukannya semula yaitu sebagai Dasar Negara, Filsafat Negara, Fondasi Negara, dan Ideologi Negara.

"Tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada para perumus Empat Pilar, sebaiknya Pancasila dikembalikan menjadi dasar negara, filsafat negara, ideologi negara, atau fondasi negara sebagaimana cita-cita para pendiri negara," ujar Ketua The President Center, Didied Mahaswara, kepada wartawan di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Senin (10/6).

Untuk menjawab apa pengganti Pancasila bila harus dikeluarkan dari Empat Pilar Kebangsaan, Didied menjawab penggantinya adalah Sumpah Pemuda 1928. Jadi isi Empat Pilar adalah Sumpah Pemuda 1928,  UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI.

Sedangkan Pancasila dipisahkan secara tersendiri sebagaimana kedudukannya semula. Didied mengaku sangat prihatin karena Pancasila sesungguhnya adalah Dasar Etika dalam bernegara dan berbangsa. Sayangnya, standar etika para elite politik dalam bernegara dan berbangsa saat ini sangat rendah. Terbukti dengan semakin banyak perbuatan tercela yang dilakukan mereka.

Kenapa Sumpah Pemuda 1928 harus dimasukkan ke dalam Empat Pilar Kebangsaan? Menurutnya, karena persatuan dan kesatuan bangsa mulai rapuh, bahkan bisa dikatakan runtuh, yang ditandai berbagai gejala disintegrasi dan keinginan mendirikan negara sendiri.

"Maka semangat Sumpah Pemuda harus dibangkitkan dan dihidupkan kembali melalui Empat Pilar," ujar Didied.

Dia tambahkan, Sumpah Pemuda juga merupakan tekad luhur para pendiri bangsa dan merupakan dasar terbentuknya persatuan dan kesatuan NKRI yang kemudian dimerdekakan para pendiri bangsa dan pejuang kemerdekaan pada tahun 1945. [ald]


Baca juga:
Empat Pilar Bangsa yang Diperjuangkan TK Harus Dilanjutkan
Rachmawati: Kenaikan Harga BBM Makin Bebani Ibu Rumah Tangga
Rachmawati Sayangkan Memudarnya Ajaran Pancasila
Yudi Latif: Liberalisme Politik dan Kapitalisme Ekonomi Lumpuhkan Pancasila
Bang Yos Kritik Konsep Empat Pilar Versi Taufiq Kiemas


Komentar Pembaca

Didukung Kinerja Selular, Telkom Catat Laba Bersih Rp 14,2 T

blitz.rmol.co
 

Velove Vexia, Langsung Menghindar Saat Ditanya Kumpul Kebo

Velove Vexia menghadiri resepsi pernikahan mantan pacarnya, Raffi Ahmad di ...

 

Cut Tary, Cium Pipi Kevin Di Parkiran

Kedekatan antara Cut Tary dan Richard Kevin sepertinya mulai terjawab. Set ...

 

Brett Rossi, Gagal Dinikahi Charlie Sheen

Brett Rossi harus gigit jari. Model dan eks bintang film porno ini gagal d ...

 

Lady Gaga, Baru Ngartis, Sering Diajak “Bobok”

Sang Mother Monster lagi galau. Ia masih menyimpan kekesalannya dimanfaatk ...

 

Bila Sakiti Gigi, Raffi Janji Siap Dicerai

Image prosesi pernikahan sangat mahal dan wah. Sebagian masyarakat menyind ...

 

Lupakan Raffi, Bella Lagi Temani Pembalap

Fans merasa Bella bisa “sakitnya tuh disini” kalau datang ke nikahanny ...

 

Clara, Sengaja Rawat Tubuh Buat Pose Telanjang

Image artis bernama asli Lee Seong-Min ini sudah seksi. Buktinya bisa terl ...

 

The Asian Consortium 2014 Hongkong, Lola Amaria Terpilih Jadi Pembicara

Ditengah memanasnya situasi politik di Hongkong usai didera demonstrasi ya ...

 

Sulis Ajak Muslim Terima Perbedaan dalam Demokrasi

Selebriti muda, Sulistyowati atau yang akrab disapa Sulis mengkritisi sist ...

www.medanbagus.com
www.javanews.co

Tafsir "Terima Kasih" Anas


Patriot Manajemen Olahraga


PKB Jadi “Partai Ketimun Bungkuk”




Berita Populer

Pertemuan Jokowi-Prabowo "Tampar Muka" Megawati
Prabowo Disambut Standing Applause
Dua Nama Ini Dikabarkan Lolos Penyaringan KPK dan PPATK
Relawan Jokowi Ancam Membalik Dukungan Jadi Perlawanan
Tidak Benar Jokowi Dikendalikan Sembilan Taipan
Beda Bung Karno dan Jokowi Bagai Langit dan Bumi
Inilah Pesan Anas Urbaningrum untuk Jokowi
Gerindra: Segala Fitnah kepada Prabowo Sudah Terbantahkan
Chairul Tanjung Hasil Kompromi KMP-Jokowi?
Raden Priyono dan Kuntoro Corong Mafia Migas di Indonesia!