Rakyat Merdeka Online

Share |
Kapolri: Mutasi 11 Kapolda untuk Persiapan Pemilu 2014
Rabu, 12 Juni 2013 , 10:00:00 WIB
Laporan: Firardy Rozy

TIMUR PRADOPO/IIST
  

RMOL. Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Timur Pradopo mengakui, mutasi 11 jabatan Kepala Polisi Daerah (Kapolda) ditujukan untuk persiapan pemilihan umum (Pemilu) 2014.

Pernyataan Timur ini ia sampaikan disela-sela serah terima jabatan 11 Kapolda di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Rabu (12/6).

"Ada 11 orang Kapolda yang memang disiapkan untuk melaksanakan tugas, khususnya persiapan kita untuk Pemilu 2014," ungkap Jenderal Timur Pradopo.

Beberapa hari lalu, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi HumasPolri Kombes Pol Agus Rianto mengatakan, mutasi di lingkungan Mabes Polri tersebut dilakukan untuk penyegaran, peningkatan kinerja dan persiapan pengamanan jelang Pemilihan Umum 2014.

Mutasi tersebut dilakukan saat ini, lantaran pihak Polri tidak bisa melakukan mutasi saat Pemilu sehingga dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya. Menurut Agus, dengan adanya mutasi yang dilakukan jauh-jauh hari ini, diharapkan para kapolda baru maupun pejabat baru lainnya bisa menyiapkan pola pengamanan untuk Pilpres 2014 nanti sesuai dengan situasi dan kondisi di masing-masing tempat.

Hari ini (rabu, 12/6) Mabes Polri melakukan rotasi besar-besaran beberapa Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda). Pelantikan ini langsung dipimpin oleh Kapolri Jenderal Timur Pradopo. Berikut nama-nama, Kapolda yang baru;

1. Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol. Suhardi Alius akan menempati posisi sebagai Kapolda Jawa Barat. Sementara, Kapolda Jabar Irjen Tubagus Anis Angkawijaya mendapat posisi sebagai Kadiv TI Polri. Posisi yang ditinggalkan Suhardi akan ditempati Brijen Pol. Ronny Frengky Sompie yang sebelumnya menjabat Karowassidik Bareskrim Polri.

2. Kepala Korps Brimob Irjen Unggung Cahyono akan digeser ke Kapolda Jawa Timur untuk menggantikan posisi Irjen Hadiatmoko yang dimutasi sebagai Perwira Tinggi Mabes Polri. Sedangkan, posisi yang ditinggalkan Unggung akan diisi Irjen Rum Murikal yang sebelumnya menjabat Widyaiswara Utama Sespim Polri Lemdikpol.

3. Kapolda Jawa Tengah Irjen Didiek Sutomo Triwidodo akan menjabat posisi baru sebagai Wakabaintelkam Mabes Polri. Kemudian, Kapolda Jateng akan dijabat oleh Irjen Pol. Dwi Priyatno yang sebelumnya Sahlisospol Kapolri.

4. Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Mudji Waluyo akan pindah ke Sahlisospol Kapolri yang ditinggalkan Dwi. Sedangkan, Kapolda Sulsel dijabat oleh Irjen Pol Burhanuddin Andi yang sebelumnya Widyaiswara Utama Sespim Lemdikpol Polri.

5. Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Wisnu Amat Sastro ditempaykan menjadi Wakabaharkam Polri. Untuk posisi Kapolda Sumatera Utara akan diisi oleh Irjen Syarief Gunawan yang sebelumnya Widyaiswara Utama Sespim Polri Lemdikpol.

6. Kapolda Jambi Brigjen Pol. Husen Karta Dipoera diangkat dalam jabatan baru sebagai Widyaiswara Utama Sespim Lemdikpol Polri. Posisi Kapolda Jambi diduduki oleh Brigjen Pol. Satriya Hari Prasetya yang sebelumnya Karorenmin Bareskrim.

7. Kapolda Riau Brigjen (Pol) Suedi Husen akan menduduki kursi Kasespimmen Sespim Polri Lemdikpol. Posisi Kapolda Riau yang ditinggalkan Suedi diisi oleh Brigjen Pol. Condro Kirono yang sebelumnya Karobinops Sos Polri.

8. Kapolda Kepulauan Riau Brigjen (Pol) Yotje Mende juga meninggalkan jabatannya dan menempati Kasespimti Sespim Polri Lemdikpol. Kapolda Kepri diduduki  oleh Brigjen (Pol) Endang Sudrajat yang sebelumnya Dirsosbud Baintelkam.

9. Kapolda Kalimantan Tengah Brigjen Pol. Bachtiar Hasanuddin Tambunan mengisi posisi Inspektur I Inspektorat BNN. Kapolda Kalteng diduduki oleh Brigjen (Pol) Djoko Mukti Haryono yang sebelumnya menjabat Analis Kebijakan Utama Bidang Kamneg Baintelkam Polri.

10. Kapolda Kaltim Brigjen Pol. Anas Yusuf menempati jabatan baru sebagai Wakabareskrim Polri. Posisinya yang ditinggalkan Anas dijabat oleh Brigjen (Pol) Dicky D Atotoy yang sebelumnya menjabat Kapolda Sulut.

11. Posisi Kapolda Sulawesi Utara yang ditinggalkan Brigjen Dicky dijabat oleh Brigjen Robby Kaligis yang sebelumnya menjabat Irwil V Itwasum Polri. [rsn]


Baca juga:
Nanan Sukarna: Mutasi Untuk Regenerasi Polri
PKS: Wajar Saja Bila Kapolda Riau Dimutasi
Lima Bulan, Polri Klaim Selamatkan Rp 15 Miliar dari Penyelundupan BBM
Enam Hal yang Menarik di Balik Mutasi 10 Kapolda
Irjen Suhardi Alius Diangkat Jadi Kapolda Jawa Barat


Komentar Pembaca

Didukung Kinerja Selular, Telkom Catat Laba Bersih Rp 14,2 T

blitz.rmol.co
 

Kok Ludwig Baru Ngeh Tak Pernah Nikahi Jessica

Baru ngeh setelah mendenger berita infotainment. Akta perkawinan palsu jad ...

 

Tyas Mirasih, Tinggal Pelawak & Bule Yang Belum Dipacari

Tyas Mirasih kembali gagal membina asmara setelah putus dari pesepakbola S ...

 

Kim Kardashian, Bugil Demi Uang Dan Popularitas?

Kim Kardashian mengheboh­kan dunia hiburan dengan melakukan pemotretan bu ...

 

Lita, Kembali Ke Jalur Gulat

Setelah tujuh tahun meninggalkan ring Smack Down, kini kekasih bintang gul ...

 

Sandra Dewi, Dukung Ahok Karena Sekampung

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) resmi dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta. ...

 

Aida Dipukuli Suami Karena Terlalu Mudah Minta Cerai

Rindra mengklaim justru Aida yang hendak bakar kamar sendiri. Katanya sih ...

 

Janice Dickinson, Ngaku Diberi Obat Lalu Diperkosa Bill Cosby

Supermodel kondang era 70-an, Janice Dickinson mem­buat pengakuan mengeju ...

 

Orangutan Bukan Mainan, KPI Harus Ketat Awasi Penggunaan Satwa Liar

Media televisi seharusnya menjadi guru yang baik dan benar bagi masyarakat ...

 

Taylor Swift, Jadi Cover Majalah TIME

Prestasi Taylor Swift di industri musik semakin diakui. Sebagai diva muda, ...

www.medanbagus.com
www.javanews.co

Tafsir "Terima Kasih" Anas


Karakteristik Kepemimpinan BTP AHOK


Bukan Sekadar Zaman Edan!




Berita Populer

Inilah Empat Blunder Jokowi Versi Denny JA
Refli Harun: Menyedihkan Jokowi Angkat Politisi Jadi Jaksa Agung
Media Pendukung Jokowi Ungkit Kaitan Prasetyo dengan Kejanggalan Kasus Narkoba
Korban Kudatuli Pertanyakan Foto Perselingkuhan Politik Jokowi
Andi Arief: Imbauan Tjahjo Kumolo Berbahaya
Politisi Senior PDIP: Prasetyo Perlu P21-kan Kasus Hukum yang Libatkan Surya Paloh
Pengamat: Pemerintahan Jokowi Sarat Transaksional
Rieke: Ingat, Ada 46,6 Juta Pekerja Formal Terkena Dampak Kenaikan BBM
Penunjukan HM Prasetyo untuk Mengamankan Kasus Presiden
Bos Media Group Sebut Abraham Samad Offside