Rakyat Merdeka Online

Share |
DPR Menolak Perpanjangan Pensiun Sekjen Kemendagri
Mengacu ke Surat Seskab
Jum'at, 28 Juni 2013 , 19:31:00 WIB

DIAH ANGGRAENI/IST
  

RMOL. Di tengah ingar-bingar pengesahan RUU Ormas, Komisi II DPR mulai menyoroti masa pensiun Sekjen Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Diah Anggraeni yang akan purna bakti tahun depan.
 
Sebagai mitra Kemendagri, Komisi II berharap Sekjen Kemendagri diisi orang baru dan tidak memperpanjang masa pensiun Diah Anggraeni.
 
Harapan ini disampaikan Anggota Komisi II dari Fraksi PDIP DPR Zaiun Ahmadi. Apalagi, pada 9 November 2012 Sekretaris Kabinet Dipo Alam telah sudah mengeluarkan surat bernomor SE-601/Seskab/XI/2012 yang berisi tentang pembatasan perpanjangan BUP (Batas Usia Pensiun) bagi pejabat eselon I.

Surat ini diterbitkan atas arahan Presiden SBY pada 30 Oktober 2012 untuk segera melakukan pembatasan terhadap perpanjangan BUP pejabat eselon I. Seskab meminta kepada para menteri dan pimpinan lembaga untuk tidak mengusulkan BUP itu.

Zainun menyatakan, surat ini sangat bagus untuk mendorong reformasi birokrasi dan regenerasi di kementerian/lembaga. Kalau setiap pejabat eselon I mengajukan perpanjangan BUP, maka regenerasi akan terhambat.

"Mengajukan perpanjangan memang sah-sah saja, tapi harus jelas alasannya. Kalau alasan cuma kompetensi, memang hanya satu orang yang kompeten?" tegasnya.

Zainun berjanji, dalam rapat dengan Kemendagri nanti akan menanyakan masa pensiun Sekjen Kemendagri dan menanyakan ke Mendagri Gamawan Fauzi soal penggantinya.

"Saya yang akan paling teriak kalau sampai ada perpanjangan masa pensiun Sekjen Kemendagri. Memang tidak ada lagi yang bisa jadi sekjen," gugatnya lagi.

Zainun justru mengusulkan, Diah Anggraeni yang akan masuk masa persiapan pensiun (MPP) tidak usah lagi menjabat Sekjen, tapi hanya memberikan arahan ke junior-juniornya.

Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Azwar Abubakar menyatakan, perpanjangan BUP harus ketat. Apalagi saat ini sudah ada surat dari Seskab.

"Perpenjangan BUP itu harus jelas tujuannya. Misalnya ada kepentingan mendesak. Jadi, tidak semua orang boleh mengajukan perpanjangan. BUP," jelas Azwar.

Yang mengajukan perpanjangan BUP juga bukan pejabatan eselon I yang bersangkutan, tapi atasannya yaitu menteri atau kepala lembaga.

"Nanti atasannya yang menilai apa perlu dilakukan perpanjangan. Apa ada kebutuhan untuk perpanjangan? Itu saja, jangan dikembangkan ke mana-mana lagi," tandasnya.

Dikonfirmasi soal ini Diah Anggraeni tidak merespons. SMS yang dikirimkan tidak kunjung dibalas. [ald]


Baca juga:
Fitra Desak Kementerian Gamawan Fauzi Batalkan Proyek Bangunan Senilai 685 Miliar
Pelantikan Plt Gubernur Sumut Batal
DPR Tuding Kemendagri Gunakan Teori Cuci Tangan
Menteri Gamawan Fauzi Ingatkan Pejabat Kemendagri agar Cekatan dan Responsif
Kemendagri Kesandung Hibah IPDN Rp 4 Miliar


Komentar Pembaca

Didukung Kinerja Selular, Telkom Catat Laba Bersih Rp 14,2 T

blitz.rmol.co
 

Lea Michele, Kencan Vulgar Sama Pacar Baru

Lea Michele tak ragu lagi untuk bermesraan dengan kekasih barunya, Matthew ...

 

Behati Prinsloo, Penakluk Adam Levine

Karier playboy Adam LeĀ­vine terpaksa berhenti. Vokalis Maroon 5 ini telah ...

 

Anne J. Cotto, Hamil Duluan Jumat Ini Nikah

Calon suami kerja di prusahaan kontraktor pertambangan. Lebih muda tujuh t ...

 

Nabille Benattia, Resmi Jadi WAGs Inter

Model sexy berdarah Prancis-Itali ini resmi jadi WAGs baru Inter Milan set ...

 

Rachel Maryam, Yakin Hari Ini Nggak Rusuh

Hari ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mengumumĀ­kan hasil akhir penghi ...

 

Lee Da Hae, Bantah Terlibat Bisnis Prostitusi

Jangan sekali-sekali menyebar gosip tentang para artis, meski itu sebatas ...

 

Nicole Richie, Kapok Bikin Tato Perawan

Nicole Richie menyesali tindakan masa remajanya ketika membuat tato bertul ...

 

Vina Panduwinata, Shock, Keponakan Korban MH17

Duka atas jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 di Ukraina juga sampai d ...

 

Kartika Putri, Sudah Pre-Wedding Batal Dinikahi Bule

Nyesel foto-foto pre wedding kadung tersebar di internet. Bertekad move on ...

www.medanbagus.com
www.javanews.co

Tafsir "Terima Kasih" Anas


Salam 3 Jari, Persatuan Indonesia


Jangan Mimpi Mengubah Takdir




Berita Populer

Duh, Jokowi Sudah Teken Kontrak Terkait Freeport Sebelum Pilpres
Prabowo Tidak Bohong
Jilbab Politik Istri Jokowi Kecurangan pada Syariat
Sangat Mungkin Gugatan Prabowo-Hatta Gagalkan Kemenangan Jokowi-JK
Ternyata, Kelompok Intelektual Keblinger Ingin Kuasai Jokowi
Jangan Bergembira Dulu, Tahapan-tahapan Ini Bisa "Melemaskan" Jokowi
AS Hikam: Alamak, JK Sudah Mulai Ngeyel
Beredar Artikel yang Isinya Janji Membuktikan Rekayasa Pilpres
SBY Ingatkan, Mega dan JK Juga Pernah Menggugat Hasil Pilpres
Tiga Faktor yang Bakal Menangkan Gugatan Prabowo-Hatta di MK