Rakyat Merdeka Online

Share |
KPK Diminta Bongkar Dugaan Korupsi di Petrokimia Gresik
Kamis, 22 Agustus 2013 , 15:53:00 WIB
Laporan: Yayan Sopyani Al Hadi

KANTOR PETROKIMIA GRESIK/NET
  

RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta membongkar dugaan korupsi dalam pendistribusian pupuk bersubsidi di PT Petrokimia Gresik tahun 2006.

Permintaan tersebut disampaikan Simpul Komunitas Anti Korupsi (SKAK). Mereka pun menyampaikan permintaan itu dalam aksi di halaman gedung KPK, di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta (Kamis, 22/8).

"Menurut press release yang diperoleh SKAK dari BUMN Watch, Jajaran Direksi PT. Petrokimia Gresik diduga telah memanipulasi klaim pembayaran subsidi ke pemerintah pada tahun 2006," kata Koordinator SKAK, Imran L.

Modus operandinya, Imran menjelaskan, pihak PT. Petrokimia Gresik mengajukan klaim pembayaran biaya angkut sampai ke lini IV (kecamatan).  Namun pada kenyataannya pihak PT. Petrokimia Gresik hanya menyalurkan sampai ke lini III distribusi (kabupaten). Dalam rantai distribusi pupuk bersubsidi  komponen biaya yang ditanggung pemerintah meliputi biaya angkut sampai ke lini IV (kecamatan).

"Menurut SKAK, Direktur Utama PT. Petrokimia Gresik saat itu dijabat oleh Arifin Tasrif adalah pihak yang paling bertanggungjawab," kata Imran.

Sebab, lanjut Imran, pihak direksi PT. Petrokimia Gresik saat itu mengurangi biaya operasional dalam komponen harga tebus pupuk.  Sehingga operasionalisasi pendistribusian pupuk bersubsidi hanya sampai pada tingkat kabupaten, padahal seharusya sampai ke kecamatan. Namun PT. Petrokimia Gresik tetap mengajukan klaim pembayaran subsidi ke pemerintah dengan komponen distribusi sampai ke kecamatan.

"Dengan ini dapat diduga adan penggelapan," demikian Imran. [rus]


Baca juga:
Simon Usai Diperiksa
Mindo Rosalina Manulang Diperiksa Kejagung Lagi
Setya Novanto Kembali Dikorek Penyidik KPK
Kejagung Sita Deposito Jaminan Lab IPA Madrasah Rp 17 Miliar
Kejagung, Hati-hatilah Jadikan Direksi BUMN Tersangka Korupsi


Komentar Pembaca

Didukung Kinerja Selular, Telkom Catat Laba Bersih Rp 14,2 T

blitz.rmol.co
 

Cuma Ketemu Johnson 3 Kali Depe Sudah Klaim Menikah

Dilaporin ke polisi, Depe cuek bebek. Dia malah sibuk syuting video klip.C ...

 

Imam Prasodjo: Busyro Muqoddas Belum Tentu Terpilih Lagi Jadi Pimpinan KPK

Di antara 11 calon pimpinan KPK yang maju ke tahap selanjutnya, Wakil Ketu ...

 

Selena Gomez, Ragu Diajak Bieber Kumpul Kebo

Hubungan Justin Bieber dan Selena Gomez terkesan mem­bingung­kan para pe ...

 

Keluarga Ngarep Ariel Nikahi Sophie Di Jakarta

Mantan-mantan yang lain dianggap matre dan berkhianat. Kalau Sophie lebih ...

 

Iggy Azalea, Adu Bokong Sama J.Lo

Nama Iggy Azalea memang tengah naik daun. Setelah suskes dengan hit Fancy ...

 

Pipik Dian Irawati, Buka Peluang Dipacari Baim Wong

Telah terungkap pertemanan spesial antara Pipik Dian Irawati dan pesinetro ...

 

Laura Basuki, Belum Ada Anak, Bercinta Jalan Terus

Rumahtangga Laura Basuki dan pengusaha Leo Sanjaya sudah jalan 3 tahun. Me ...

 

Chua ‘Kotak’, Suami Belum Perlu Minum Obat Kuat

Swasti Sabdastantri alias Chua, bassist band Kotak ini baru saja resmi men ...

 

Depe Dipolisikan Bos Lamborghini

Johnson yang sudah beranak-istri merasa tercoreng. Depe bakal dilaporkan d ...

www.medanbagus.com
www.javanews.co

Tafsir "Terima Kasih" Anas


Ingkar Janji Sistematis, Terstruktur dan Masif


Kabinet Kok Profesional




Berita Populer

Progres 98 Galang Aksi Massa 20 Oktober Hadang Jokowi Masuk Istana
Terbukti, Jokowi Tidak Konsisten
Jokowi dan PDIP Sama-sama Inkonsisten
PDIP Dukung Jokowi Tetapkan Dua Hari Libur Nasional Baru
Presiden SBY Tiba di New York
Pidato Mega Soal Trisakti Cuma Omong Besar
Pertarungan Merah Putih Vs Gedung Putih Menuju Kursi Menteri ESDM?
Pemerintahan Jokowi Jauh dari Kata Merakyat
Pilkada Lewat DPRD, Megawati Pun Merana
Konsep Poros Maritim Kesankan Keangkuhan Jokowi